Luruskan dan Perbaharui Niat

Apa Kabar Hati?

hati manusia
"Hati manusia tidak ada yang tahu"
Perkataan yang mungkin pernah terdengar di telinga kita. Memang benar, siapa sih yang tahu isi hati seseorang? itu kalau manusia^^ Allah Maha mengetahui kok, malaikat yang senantiasa mencatatat apa yang kita lakukan pun tahu, dan paling mengerikan mukin syetan pun tahu loh bagaimana hati kita. Loh kok syetan juga ikut-ikutan?
hmmm...
Guys, hati itu adalah bagian terapuh dari manusia yang sangat mudah berubah bahkan meski dalam hitungan detik sekalipun. Fitrahnya memang begitu,
salah satu alasan mengapa hati terkadang mudah untuk berubah tentu karena ada pesan cinta-Nya. Pesan tentang meluruskan dan selalu memperbaharui niat:)
Niat harus diperbaharui juga?
Iya, harus guys.
Gini deh pernah nggak sih kalian melakukan sesuatu? Misalnya bikin puisi tentang Allah dan diupload ke sosmed? Atau semacam kata-kata motivasi lainnya? niat kita awalnya upload tulisan itu untuk saling mengingatkan dan berbagi motivasi. Intinya lurus karena-Nya dan untuk-Nya. Eh... tiba-tiba banjirlah di sosmed like and coment-coment dari orang yang dikenal sampe yang nggak dikenal. Ada yang memuji "MasyaAllah ukhti tulisannya sangat menginspirasi, and bla... bla... bla.." Kita pun bales tuh satu-satu komenan itu dan dalam hati kita terbesit "Iya lah... gue yang nulis atau... terbesit kebanggaan dalam diri kita atas pujian-pujian itu".
Guys pujian-pujian yang melenakan itu ternyata sudah membengkokkan niat kita yang karena-Nya. Kita terlena atas ucapan-ucapan manis mereka, padahal kita bisa merangkai kata-kata indah itupun atas kehendak-Nya. Maka disinilah kita harus senantiasa focus hanya untuk Allah caranya dengan jaga, luruskan dan perbaharui niat kita.
Diawal akan melakukan sesuatu niatkan karena-Nya, jika dipertengahan hati kita mulai merasa bangga atas apa yang kita lakukan maka luruskan lagi dan perbaharui, ingat bahwa pencapaian ini atas kehendak-Nya.
Kalo masih bandel dihati terbesit "Tuh kan cara kaya gini tuh berhasil bikin orang sadar (bangga pada diri sendiri yang terbiaskan)" Kamu harus ngelawan, bilang ke hati kita sendiri, lawan dan terus lawan bisikan-bisikan halus dari syetan dengan mengatakan
"Ini untuk Mu Ya Allah... dan ini semua karena Mu... ini atas izin Mu" Terus katakan pada diri kamu sendiri bahwa apa yang kamu lakukan untuk-Nya. Pujian-pujian yang mendaratpun atas kehendak-Nya bukan karena usaha kita.

So...
Yuks senantiasa luruskan dan perbaharui niat kita supaya sampe akhir tetep dipersembahkan untuk-Nya:)
Dan ingat kalo mau lakuin sesuatu tanya dulu ini buat menggapai ridhonya Allah apa bukan?
Ingatlah bukankah tujuan hidup kita itu cuman satu yaitu mendapatkan ridho dari-Nya?

Sedekah Mulia

Memberi Tanpa Berburuk Sangka

Dalam waktu tertentu kadang Khaira suka merasa asik sendiri memperhatikan sesuatu yang mungkin saja dianggap nggak penting menurut orang lain. Misalnya saja pernah dalam sebuah pesta Khaira malah lebih tertarik memperhatikan genangan air dalam lubang yang tak seberapa, dibandingkan fokus memperhatikan kemegahan acara tersebut. Pernah pula Khaira merasa lebih tertarik memperhatikan  sebuah titik dipapan tulis dibandingkan dengan memperhatikan tulisan-tulisan penting yang dosen berikan.

Hal-hal kecil semacam itu kerap menjadi sesuatu yang teramat menarik untuk dikupas. Menarik untuk dibedah dan dimaknai apa maksudnya? dicari apa ini termasuk kode dariNya? Apa dalam titik kecil itu, apa dari genangan air itu, ada pesan cintaNya yang luar biasa?

Hingga pada suatu hari focus Khaira tiba-tiba berubah bukan pada satu titik, bukan pada genangan air bukan juga pada semut-semut yang selalu berjalan beriringan, bukan pada daun-daun kering yang terbawa angin ke sana kemari lalu terinjak dan hancur lantaran terik serta hujan. Tapi focus Khaira di hari itu tertuju pada seseorang yang entah siapa.

Taman Cirendang_Kuningan
 

Sosok yang berjalan tertatih-tatih dengan tongkat di tangannya, kaki yang bergetar seakan tak sanggup lagi untuk melangkah namun tetap dia paksakan untuk melangkah hanya demi kepuasan yang manusiawi.

Tongkat yang tak mampu menopang jeritannya pada langit dan tangan yang menengadah penuh harap malah menjadi tempat sumpah serapah orang-orang yang menganggapnya sebagai benalu kehidupan. Kalaupun ada yang mengulurkan tangannya, uluran itu hanyalah bahasa halus untuk mengusirnya pergi.

Mereka yang berprasangka keji terhadap sesuatu yang tidak pernah diketahui bagaimana kebenarannya, kerap menyesal atas apa yang telah dia berikan. Hingga harta yang tak seberapa itu menjadi alat hitung atas penyesalan yang berkali-kali lipat.

Padahal sebenarnya bukan urusan kita tentang bagaimana motif dan latar belakang orang itu. Tugas kita hanyalah berprasangka baik dan melakukan yang terbaik untuk-Nya bukan? urusan siapa yang benar dan siapa yang pembohong itu urusan-Nya. Karena toh ada hakim terbaik yang tidak akan bisa disuap dan tidak akan bisa dicurangi. Ya, dia adalah Rabb semesta alam.

So...
Lakukan yang terbaik, memberi tanpa mencaci dan tanpa prasangka buruk.
Agar sedekahmu bisa mengantarkanmu pada bahagia setiap orang dan juga pada bahagiamu sendiri.

Keep Hamasah
Just focus on Allah
And...
Always Husnudzon :)


Pastikan Rasamu Aman dalam Hatimu

Tentang Labuhan Terakhir Cinta - Yuk Hijrah

Tentang cinta...
Sebuah tema yang sebelum-sebelumnya pernah Khaira bahas. Baik di cerpen atau dikumpulan artikel-artikel motivasi. Awalnya Khaira merasa hal ini sudah tak perlu lagi dibahas. Namun seiring waktu berlalu, Khaira merasa hal ini perlu untuk kembali diulas. Karena hampir tiap Khaira mengisi halaqah bahkan ketika mengisi acara motivasi untuk kalangan yang mempunyai keinginan untuk berhijrah, virus yang satu ini suka tiba-tiba nimbrung dalam diskusi. Dan hp Khaira pun kerap cit cit cuit tiap hari penuh sama curhatan-curhatan tentang cinta dari mulai kalangan anak SMP hingga yang sudah  menikah.
 
Sebenarnya Khaira malu harus berbicara si merah jambu, karena harusnya perkara cinta yang keagungannya harus tetap terjaga ini dibahas oleh mereka yang sudah mampu menata dan menjaga hati dengan baik. Maka tulisan ini sejatinya adalah sebagai sarana agar Khaira dan teman-teman yang membaca mau bersama-sama berjuang menata dan mempersembahkan seutuhnya cinta kepada dia yang memang telah ditakdirkan oleh-Nya kepada kita
 
Menara Eiffel Tasikmalaya
 
 
Nah... baiklah
sebenarnya bagaimana menurutut Islam terhadap rasa cinta?
“dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa wanita-wanita, .... (QS. Ali Imran: 14).
 
 
Maka dari situ kita tahu bahwa sejatinya perasaan cinta adalah fitrah dari-Nya. Pemberian terindah untuk seorang hamba.Dan fitrah itu sepatutnya kita jaga agar kemurniaannya mampu menghantarkan kita menjadi manusia yang mulia. Bukan malah sebaliknya, kita mengalirkan energi cinta itu pada hal-hal yang tidak Dia sukai hingga akhirnya malah menyeret kita pada lembah dosa dan kehinaan,
 
Dimasa muda perasan ini kerap menjadikan suasana tak menentu bingung bercampur kegelisahan. Maka untuk mengatasinya cukuplah kita meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa di sana telah Dia
persiapkan seseorang yang terbaik untuk kita. Maka masihkah kita akan mengotori cinta itu? tidak kah kita malu jika nanti cinta kita bukan lagi cinta yang perawan? bukan lagi sesuatu yang bisa dibanggakan untuk kita persembahkan kelak pada pasangan kita?
 
Mari kita pastikan mulai detik ini bahwa rasamu aman dalam hatimu:)

Berbisik-bisik dalam Islam

Alasan Tidak Boleh Berbisik-Bisik Saat Bertiga

Bareng temen-temen adalah hal paling mengasyikan.Ya, meskipun barengnya itu hanya sekedar bareng jalan ke kampus, bareng-bareng makan cilok, atau memang barengnya itu adalah proses yang benar-benar direncanakan. Apalagi di masa-masa remaja, punya banyak teman adalah kebanggaan.
Tapi... dalam menjalin pertemanan ataupun persahabatan kadang tidak selalu berjalan dengan mulus. Banyak kerikil-kerikil yang harus disingkirkan tatkala memutuskan untuk berjalan dan bergandengan
tangan atas nama pertemanan/ persahabatan.

Ujian pertemanan/ persahabatan itu perlu. Karena tanpa sebuah ujian jalan ceritanya tidak akan menarik untuk dikenang apalagi diceritakan kepada orang lain. Dengan ujian ini pula sebenarnya Allah tengah memperlihatkan mana saja orang-orang yang benar-benar mencintaimu juga orang-orang yang baik untukmu. Dari sekian banyak ujian dalam pertemanan/ persahabatan kadang justru yang membuat kita melepaskan sahabat kita itu penyebabnya adalah hal kecil. Misalnya Ketika jalan bertiga, dua teman kita malah berbisik-bisik. Hal kecil ini kadang membuat salah satu merasa tersakiti. Merasa diacuhkan dan tidak dianggap.
Hukum Berbisik-bisik Dalam Islam

وَعَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ - رضي الله عنه -قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم:  «إِذَا كُنْتُمْ ثَلَاثَةً, فَلَا يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ الْآخَرِ, حَتَّى تَخْتَلِطُوا بِالنَّاسِ; مِنْ أَجْلِ أَنَّ ذَلِكَ يُحْزِنُهُ ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ.

Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata : Rasulullah bersabda, "Jika kalian bertiga, maka janganlah dua orang berbicara/ berbisik-bisik berduaan sementara yang ketiga tidak diajak, sampai kalian bercampur dengan manusia. Karena hal ini bisa membuat orang yang ketiga tadi bersedih." (HR. Bukhari dan Muslim dan lafadznya adalah terdapat dalam Shahih Muslim)

Baca Juga :
Hadist Tentang Bersin - Kuy Hijrah
Wajib Tahu ! Kaki Wanita Juga Bagian dari Aurat

Maa syaAllah melalui hal ini kita kembali melihat kesempurnaan Islam. Bagaimana tidak? lihatlah hal sepele seperti ini pun diatur di dalamnya. Kuy sekarang kita sama-sama praktek supaya bisa lebih menghargai orang lain, menjaga perasaannya dan tentu selalu berusaha membahagiakan setiap orang yang dekat dengan kita. Siapapun dan kapanpun karena bukankah hidup kita ini hanya sementara? Maka mari kita tinggalkan kenangan-kenangan kebaikan di dunia yang sementara ini agar dengannya menjadi perantara bertemu dengan Rabb semesta alam.

Tags : Hukum Berbisik dalam Islam Sesuai Hadist Nabi, Hukum Berbisik dalam Islam     
   

Hadist Tentang Bersin

Kenapa Bersin Harus Mengucap Alhamdulillah?

 
Bersin adalah kondisi yang muncul diluar kendali dan keinginan kita. Penyebab terjadinya bersin pun beragam misalnya gara-gara debu, sensitif terhadap bulu kucing, atau mungkin sedang terserang flu,
dan masih banyak penyebab lainnya.
 
ok guys...
Khaira bukan mau bahas mengenai proses terjadinya bersin, melain kan yang satu ini nih :)
Jawaban Bersin Alhamdulillah

 
Nah.... faham kan
aneh bukan pas kita bersin kok di Islam mengharuskan kita mengucapkan hamdalah bukannya mengucapkan Innalillahi? Padahal pas bersin itu kita ngerasa sedikit tersiksa kan? apalagi kalo bersinnya tiba-tiba nggak jadi uuuh luar biasa kadang nyampe bikin mata kita berkaca-kaca. Kurang lebih kalo kasarnya kaya kita tuh dapet sedikit musibah.
 
Jika kita mengaku muslim dan mengaku bahwasanya kita mencintai Allah, maka salah satu konsekuensinya adalah mencintai segala sesuatu yang dicintai  oleh Allah, serta membenci dan menjauhi segala sesuatu yang dibenci oleh Allah. Sekarang kuy kite read dulu yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu  bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
 
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya.” (HR Bukhari)
 
Gitu guys :)
Nah menurut beberapa temen yang kuliah di kesehatan juga pas Khaira baca dibeberapa artikel, ternyata pas kita bersin jantung kita itu berhenti loh.

Saat bersin, terdapat tekanan besar pada dada yang bisa mengubah aliran darah. Hal ini secara otomatis juga mengubah detak jantung, membuatnya terlambat sedikit. Karena detak jantung setelah bersin biasanya lebih keras, karena itu banyak orang  percaya bahwa saat bersin jantung berhenti sejenak, seperti dilansir oleh Health Me Up (17/02).
 
But...
Terlepas dari benar atau tidaknya jantung kita berhenti saat bersin dan kembali normal setelahnya. Bukan itu yang patut diperdebatkan dan mempertimbangkan harus mengucapkan Alhamdulillah atau nggak. Tapi.. dengan adanya bersin ini kita dituntut untuk selalu mengucap syukur kepada-Nya dalam kondisi apapun karena sejatinya apa yang telah diberikan oleh-Nya adalah bukti Dia teramat mencintai hamba-Nya. Toh nggak sulit juga kan mengucapkan Alhamdulillah?^^
 
Lebih mantep lagi kalo temen-temen mau melakukan penelitian secara ilmiah tentang bersin ini. Nanti kita bisa berbagi agar semakin menambah kecintaan terhadap-Nya:)

Quotes sederhana buat temen-temen Shaleh and Shalihah^^
Bersyukur, Bersabar dan Bejiwa Besar adalah resep sederhana untuk kita tetap BAHAGIA

Bukan Bidadari


Bukan Bidadari_Yuk Hijrah




Bukan bidadari tak bersayap
Bukan pula bidadari idaman
Hanya saja wanita biasa
Paras yang biasa

Dia...
Pejuang siang dan malam
Bersama wanita tangguh
Untuk sang malaikat kecil

Tangisannya melegakan
Tapi tidak dengannya
Sebab si merah masih terus mengancam
Sampai denting enam kedepan


This entry was posted in